Presentation Topics

2015
12.13

1) Green Fluorescent Protein as a Visual Marker in Somatic Hybridization

2) Production of Leaf Curl Virus – Free Chilli by Meristem Tip Culture

3) Hairy Root Cultures and Plant Regeneration in Solidago nemoralis Transformed with Agrobacterium rhizogenes

STUDENT CENTERED LEARNING – MODULE 4

2015
12.09

Modul dengan Topik “Peran Kultur Jaringan dalam Rekayasa Tumbuhan” disediakan dalam bentuk file pdf dan MS Words

STUDENT CENTERED LEARNING – MODULE 3

2015
12.05

Production virues-free plants from meristem culture

Materi 1

Materi 2

Research article : Production of Leaf Curl Virus – Free Chilli by Meristem Tip Culture

 

 

Student Observer at The 6th International Conference at Global Resource and Conservation (ICGRC) 2015

2015
11.25

PEMBAGIAN RUANG untuk mahasiswa MPHPI 1 dan 2 sebagai observer di The 6th ICGRC 2015 pada tanggal 30 Nopember 2015 dapat dilihat di sini

 

CATATAN dan TUGAS untuk mahasiswa peserta MK MPHPI 1 dan 2 :

- mengisi daftar hadir di  meja panitia

- mengambil sticker untuk vote poster favorit di meja panitia

- mengikuti presentasi oral pada ruang yang telah ditentukan,

- mengamati presentasi dan memberikan review/catatan (tulis judul presentasi yang direview) : sistematika dan kaidah penyampaian informasi ilmiah di powerpoint,  sikap pemakalah dalam presentasi maupun menjawab pertanyaan.

- mengamati poster memberikan review/catatan (tulis judul poster yang direview) : sistematika dan kaidah penyampaian informasi ilmiah di poster

- memberikan vote poster favorit di tempat yang telah ditentukan

- mengumpulkan hasil pengamatan presentasi oral dan poster di tempat pengisian daftar hadir

** TIDAK DISEDIAKAN KONSUMSI**

STUDENT CENTERED LEARNING MODUL 2 : Hibridisasi in vitro: isolasi, fusi protoplas, seleksi hybrids cell lines

2015
11.23

Modul 2.1 Protoplast Isolation and Regeneration

Modul 2.2 Somatic Hybridization and Cybridization

Bacaan Tambahan :

1 -  Protoplas

2 – Research review paper – Plant protoplasts: status and biotechnological perspectives

3 – Protoplast Fusion (Somatic Hybridization) in Crop Improvement

3 – Protoplast Fusion and Somatic Hybridization

 

2.1 BAHAN DISKUSI Isolasi Protoplas :

2.1.1 2.1.2 2.1.3 2.1.42.1.5

 

2.2 BAHAN DISKUSI Fusi dan kultur protoplas :

2.2.12.2.22.2.42.2.52.2.6

 

2.3 BAHAN DISKUSI Seleksi Hibrid :

2.3.1 2.3.2 2.3.3 2.3.4

 

BAHAN PRESENTASI:

1 – Citrus asymmetric somatic hybrids produced via fusion of gamma‑irradiated and iodoacetamide‑treated protoplasts

2 – Plant Regeneration and Somatic Embryogenesis from Immature Embryos Derived through Interspecific Hybridization among Different Carica Species

 

STUDENT CENTERED LEARNING – MODULE 1 Article Discussion

2015
11.16

Dua artikel berikut adalah bahan diskusi topik Kultur Kalus, Suspensi Sel dan Produksi Sekunder yang akan disajikan oleh kelompok 1:

Artikel 1 : Manipulation of culture strategies to enhance capsaicin biosynthesis in suspension and immobilized cells cultures of Capsicum chinense Jacq. cv. Naga King Chili

Artikel 2 : Production of commercially of important secondary metabolites and antioxidant activity in cell suspension cultures of Arthemisia absinthium L.

Setiap anggota kelompok 1 mempresentasikan satu artikel. Anggota Kelompok 2 dan 3 menjadi pembahas untuk kedua topik artikel tersebut.

STUDENT CENTERED LEARNING – PLANT TISSUE CULTURE 2015

2015
11.07

Pada semester Ganjil 2015/2016 beberapa topik matakuliah Kultur Jaringan Tumbuhan yaitu :

1) Kultur kalus, suspensi sel dan biosintesis produk sekunder,

2) Hibridisasi in vitro: isolasi, fusi protoplas, dan seleksi hybrid cell lines,

3) Kultur meristem untuk menghasilkan tanaman bebas virus, dan

4) Peran teknik kultur jaringan dalam rekayasa genetika tumbuhan

dicoba disampaikan menggunakan pendekatan metode Student centered learning (SCL). Rubrik kegiatan  dapat diakses di sini.

Small Group Discussion  menjadi fokus utama pada model pembelajaran ini dengan mendorong kelompok mahasiswa untuk mempersiapkan topik kajian sesuai jadwal dengan arahan dosen. Ada dua kegiatan utama yaitu: presentasi materi/pemahaman teori dasar dan artikel jurnal.  Bahan kajian  setiap topik disediakan dalam bentuk modul.

Modul 1 : Kultur kalus, suspensi sel dan biosintesis produk sekunder dapat diakses (di sini).

Video Cell Suspension Culture

Pustaka pendukung :

(1) Trends in production of secondary metabolites from higher plants by in vitro tissue, organ and cell cultures

(2) Plant Cell Cultures – An Alternative and Efficient Source for the Production of Biologically Important Secondary Metabolites

(3) Production of Useful Secondary Metabolites Through Regulation of Biosynthetic Pathway in Cell and Tissue Suspension Culture of Medicinal Plants

(4) Influence of Ultraviolet Radiation on Plant Secondary Metabolite Production

 

Modul 1 : Callus and Cell Suspension Culture for Biosynthesis of Secondary Products

Slide1Slide2Slide3Slide4Slide5

New group discussion : New group discussion

Praktikum pemisahan pigmen daun dengan kromatografi sederhana

2015
09.22

Variasi pigmen daun pada beberapa spesies tumbuhan di kampus UB

Metode

Morfologi masing-masing sampel daun dideskripsikan di tabel pengamatan 2.4 terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan tahap pemisahan pigmen daun. Kertas saring diletakkan di atas meja. Sampel daun diletakkan di salah satu sisi pendek kertas saring kemudian digores dengan koin sampai terbentuk garis warna (sesuai warna daun) pada kertas saring. Proses ini diulang 2-3 kali pada bagian lain daun hingga garis warna di kertas saring semakin tebal (Gambar 1A). Posisi warna yang membentuk garis berjarak ± 2 cm dari tepi. Pada sisi pendek yang lain kertas saring direkatkan pada batang lidi. Selanjutnya botol selai/tabung reaksi yang bersih diisi larutan aceton setinggi ± 0,5 cm. Kertas saring dimasukkan ke dalam botol selai/tabung reaksi dengan posisi garis pigmen berada dekat dengan larutan aceton (Gambar 1B).

Gambar 1

Gambar 1. Tahap-tahap pemisahan pigmen daun dengan metode kromatografi sederhana (ppt)

Botol selai ditutup dengan alumunium foil atau plastic wrap agar botol selai menjadi jenuh dengan larutan aceton.  Ketika ujung kertas saring terendam larutan aceton maka larutan aceton akan segera bergerak ke atas dengan memisahkan komponen pigmen yang terdapat pada sampel daun. Bila larutan aceton sudah mencapai ± 2 cm dari posisi lidi maka kertas saring segera diangkat dan dikeluarkan dari botol selai. Prosedur tersebut dikerjakan pada beberapa sampel daun yang disediakan. Proses elusi dibiarkan berlangsung sampai beberapa komposisi warna muncul terpisah di kertas saring (Gambar 2). Komposisi warna yang muncul ditulis sesuai urutan dari bawah (sumber larutan eluen) ke atas.  Masing-masing warna ditentukan kelompok pigmennya. Referensi terkait hal tersebut dapat diperoleh di internet dengan menuliskan “leaf pigment separation chromatography”. Data hasil pemisahan pigmen dapat didokumentasikan dengan kamera. Lembar pengamatan yang telah di-acc asisten bersama-sama dengan lembar pengamatan topik lain dan naskah small project dikumpulkan pada tanggal 23 Nopember 2015.

Gambar 2

Gambar 2. Variasi pigmen pada daun beberapa spesies tumbuhan (http://severnravens.co.uk)

PENGUMUMAN Praktikum Biologi Umum 2015

2015
09.18

Praktikum Biologi Umum akan dimulai pada hari Senin tanggal 21 September 2015. Praktikan harap memperhatikan waktu praktikum sesuai jadwal.

Academic Activities in Odd Semester 2015-2016

2015
09.18

Jadwal Kuliah Metodologi Peneltian Hayati dan Penulisan Ilmiah (MPHPI) 1 – pdf

Jadwal Kuliah Metodologi Penelitian Hayati dan Penulisan Ilmiah (MPHPI) 2 – pdf

Jadwal Kuliah Biologi Umum – pdf